[{"data":1,"prerenderedAt":87},["ShallowReactive",2],{"gql:data:3ZsPlYdbw3":3,"gql:data:nvHRxfU4bV":68},{"productCategories":4},{"nodes":5},[6,14,21,29,36,45,54,61],{"count":7,"databaseId":8,"id":9,"name":10,"slug":11,"image":12},4,42,"dGVybTo0Mg==","Campuran Bahan Bakar","campuran-bahan-bakar",{"sourceUrl":13,"altText":11,"title":11},"https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2025/11/campuran-bahan-bakar.webp?resize=258%2C181&ssl=1",{"count":7,"databaseId":15,"id":16,"name":17,"slug":18,"image":19},47,"dGVybTo0Nw==","Campuran Oli","campuran-oli",{"sourceUrl":20,"altText":18,"title":18},"https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2025/11/campuran-oli.webp?resize=258%2C181&ssl=1",{"count":22,"databaseId":23,"id":24,"name":25,"slug":26,"image":27},3,37,"dGVybTozNw==","Interior dan Eksterior","interior-dan-eksterior",{"sourceUrl":28,"altText":26,"title":26},"https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2025/11/interior-dan-eksterior.webp?resize=258%2C181&ssl=1",{"count":7,"databaseId":30,"id":31,"name":32,"slug":33,"image":34},50,"dGVybTo1MA==","Minyak Rem","minyak-rem",{"sourceUrl":35,"altText":33,"title":33},"https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2025/11/minyak-rem.webp?resize=258%2C181&ssl=1",{"count":37,"databaseId":38,"id":39,"name":40,"slug":41,"image":42},5,45,"dGVybTo0NQ==","Oli Full Sintetik Formula","oli-full-sintetik-formula",{"sourceUrl":43,"altText":44,"title":44},"https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2025/11/oli-full-syntetic.webp?resize=258%2C181&ssl=1","oli-full-syntetic",{"count":46,"databaseId":47,"id":48,"name":49,"slug":50,"image":51},7,52,"dGVybTo1Mg==","Oli Sintetik SYN Formula","oli-sintetik-syn-formula",{"sourceUrl":52,"altText":53,"title":53},"https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2025/11/oli-syntetic-1.webp?resize=258%2C181&ssl=1","oli-syntetic",{"count":46,"databaseId":55,"id":56,"name":57,"slug":58,"image":59},31,"dGVybTozMQ==","Pembersih Mesin","pembersih-mesin",{"sourceUrl":60,"altText":58,"title":58},"https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2025/11/pembersih-mesin.webp?resize=258%2C181&ssl=1",{"count":22,"databaseId":62,"id":63,"name":64,"slug":65,"image":66},56,"dGVybTo1Ng==","Power Steering","power-steering",{"sourceUrl":67,"altText":65,"title":65},"https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2025/11/power-steering.webp?resize=258%2C181&ssl=1",{"post":69},{"title":70,"id":71,"databaseId":72,"date":73,"slug":74,"status":75,"uri":76,"content":77,"featuredImage":78,"author":82,"tags":85},"Apa Sih Sebenarnya Minyak Rem Itu? Lalu, Apa Beda DOT 3 dan DOT 4?","cG9zdDo3MTQz",7143,"2021-10-21T11:52:03","apa-sih-sebenarnya-minyak-rem-itu-lalu-apa-beda-dot-3-dan-dot-4","publish","/apa-sih-sebenarnya-minyak-rem-itu-lalu-apa-beda-dot-3-dan-dot-4/","\n\u003Cp class=\"has-drop-cap wp-block-paragraph\">Ada fakta menarik terkait istilah \u003Cem>minyak rem\u003C/em>. Pada umumnya, kita menyebut cairan yang diisikan ke komponen rem motor untuk membantu kinerja rem dengan sebutan \u003Cem>minyak rem\u003C/em>. Padahal, cairan yang dimaksud bisa menyatu dengan air biasa dan jelaslah bukan masuk ke dalam kriteria minyak. Pada dasarnya, cairan rem DOT 3, DOT 4 dan seterusnya memiliki sifat higroskopis. Higroskopis sendiri adalah kemampuan suatu zat untuk menyerap molekul air dari lingkungannya baik melalui absorbsi atau adsorpsi. Jadi cairan rem itu mampu menyerap air, sedangkan minyak tidak mungkin menyatu dengan air. Oleh karena itu, sebenarnya ada salah kaprah terkait cairan pembantu kinerja komponen rem pada motor atau mobil, sepatutnya kita tidak menyebutnya sebagai \u003Cem>minyak.\u003C/em>\u003C/p>\n\n\n\n\u003Cp class=\"wp-block-paragraph\">\u003Cstrong>Perbedaan “Minyak Rem” DOT 3 dan DOT 4\u003C/strong>\u003C/p>\n\n\n\n\u003Cp class=\"wp-block-paragraph\">Lantas apa sih beda pelabelan DOT 3 dan DOT4 pada cairan pembantu kinerja komponen rem? Sebenarnya, cairan rem DOT 3 dan DOT 4 memiliki bahan yang sama yang memiliki sifat higroskopis, tetapi ada dua hal yang menjadi pembedanya. Pertama adalah bahan kimia yang terkandung dan yang kedua adalah titik didihnya. Perlu diingat, tidak selamanya DOT 4 bekerja maksimal jika dipakai di mobil atau kendaraan yang merekomendasikan DOT 3. Jika kamu dengan sengaja memasukkan cairan yang bukan standarnya, komponen rem bisa rusak.\u003C/p>\n\n\n\n\u003Cdiv class=\"wp-block-image\">\u003Cfigure class=\"aligncenter size-full\">\u003Cimg data-recalc-dims=\"1\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"450\" height=\"300\" src=\"https://i0.wp.com/stpoil.co.id/wp-content/uploads/2021/10/AdobeStock_97338911.jpg?resize=450%2C300&#038;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-7147\" srcset=\"https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2021/10/AdobeStock_97338911.jpg?w=450&amp;ssl=1 450w, https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2021/10/AdobeStock_97338911.jpg?resize=300%2C200&amp;ssl=1 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 450px) 100vw, 450px\" />\u003C/figure>\u003C/div>\n\n\n\n\u003Cp class=\"wp-block-paragraph\">Pada cairan rem DOT 4, terdapat campuran kimia yang membuat titik didihnya lebih tinggi, mencapai 255°celsius. Sedangkan pada cairan rem DOT 3 memiliki titik didih tertinggi sebesar 245° celsius.&nbsp;\u003C/p>\n\n\n\n\u003Cp class=\"wp-block-paragraph\">Jika kita memiliki mobil atau motor yang komponen remnya diisi dengan cairan rem DOT 3. Karena beberapa faktor seperti dicuci, terkena hujan atau menerobos banjir, cairan rem tersebut tercampur dengan air sebanyak 3%. Cairan rem yang sudah tercampur itu dapat menyebabkan titik didih turun hingga 145° celcius dari yang tadinya&nbsp; 255° celcius. Artinya, cairan rem tersebut lebih cepat mendidih.&nbsp;\u003C/p>\n\n\n\n\u003Cdiv class=\"wp-block-image\">\u003Cfigure class=\"aligncenter size-medium is-resized\">\u003Cimg data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https://i0.wp.com/stpoil.co.id/wp-content/uploads/2021/03/boiling-point-dot-4-300x300.png?w=450&#038;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-5479\"  srcset=\"https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2021/03/boiling-point-dot-4.png?resize=300%2C300&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2021/03/boiling-point-dot-4.png?resize=100%2C100&amp;ssl=1 100w, https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2021/03/boiling-point-dot-4.png?resize=600%2C600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2021/03/boiling-point-dot-4.png?resize=150%2C150&amp;ssl=1 150w, https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2021/03/boiling-point-dot-4.png?resize=768%2C768&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2021/03/boiling-point-dot-4.png?w=800&amp;ssl=1 800w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" />\u003Cfigcaption>\u003Cmeta charset=\"utf-8\"> STP Brake Fluid DOT 4\u003C/figcaption>\u003C/figure>\u003C/div>\n\n\n\n\u003Cp class=\"wp-block-paragraph\">\u003Cstrong>Pilihan “Minyak Rem” Berkualitas Terbaik\u003C/strong>\u003C/p>\n\n\n\n\u003Cp class=\"wp-block-paragraph\">Jika Anda bingung dalam menentukan “minyak rem” terbaik untuk kendaraan Anda, percayakan saja pada STP! Tentu saja Anda harus percayakan kebutuhan cairan penyokong performa rem Anda pada STP karena STP sebagai \u003Cem>brand\u003C/em> dari Amerika telah dipasarkan di lebih dari 200 negara di dunia sejak tahun 1954 dan aktif dalam ajang balap NASCAR. Saat ini STP juga menghadirkan \u003Ca href=\"https://stpoil.co.id/product/stp-brake-fluid-dot4-cairan-minyak-rem/\">STP Brake Fluid with ACTIVGARD Technology.\u003C/a> Varian “minyak rem” STP\u003Csup> \u003C/sup>dengan teknologi terbaru ini dapat secara aktif melindungi sistem rem untuk performa pengereman yang lebih pakem, awet, dan aman. Untuk kebutuhan komponen rem dengan spesifikasi DOT 3, percayakan saja pada \u003Ca href=\"https://stpoil.co.id/product/stp-brake-fluid-dot4-cairan-minyak-rem/\">STP Brake Fluid DOT 3\u003C/a> dengan teknologi ActivGard yang tersedia dalam kemasan 300 ml. Titik didih dari \u003Ca href=\"https://stpoil.co.id/product/stp-brake-fluid-dot4-cairan-minyak-rem/\">STP Brake Fluid DOT 3 ActivGard\u003C/a> dapat mencapai hingga 246°C sehingga tahan terhadap panas tinggi. Selain itu, cairan rem dari STP ini juga bersifat netral sehingga dapat dicampurkan dengan minyak rem spesifikasi DOT3 merek lain tanpa mengakibatkan kemacetan pada sistem rem.\u003C/p>\n",{"node":79},{"altText":80,"sourceUrl":81},"sistem pengereman","https://i0.wp.com/api.stpoil.co.id/wp-content/uploads/2021/07/2.2.4_Brake_Systems_0.jpg?fit=762%2C427&ssl=1",{"node":83},{"firstName":84},null,{"nodes":86},[],1782814842702]